Cerita lucu ngakak dan mengundang tawa, kali ini cerita lucu Nomor Hp
Jono : Ra, nomor Hpnya berapa ..??
IRA: Agh, sih abang pengen tau aja
Jono : Bukan, nomor HP ira berapa ??
Cewek : Jangan deh bang, Nanti Suami ira marah
Jono : Gak ada urusan sama suami kamu yg satpam itu ..!! Sekarang nomor HP kamu berapa ??
IRA: Ikh, Nanti suami ku bisa marah besar bang ..
Jono : Hadeuhhh.. Wooooiiiiiii....!!!!! Guakan penjual pulsa. katanya mau beli pulsa ?? Mana nomornya !! Emang kalau mau isi pulsa harus izin dulu yah sama suami kamu ??
IRA: Oiyah ira lupa bang. Heeeeeee'";;,,?
skip to main |
skip to sidebar
Blog Archive
- April (42)
Labels
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut Cerita Lucu Pramugari Bahasa Minang Salamaik datang di unggeh airlines. Kapado inyiak, biyai...
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut Cerita Lucu Cara Menipu Orang Padang naik Pesawat Pesawat Tujuan Jakarta bersiap take-off ...
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut Cerita Lucu tentang Pacaran Dengan Bencong Dul Gemblung dinasehati ayahnya karena ketahuan ser...
-
Seorang banci melakukan ziarah kubur, sementara di sebelahnya ada Pak Haji yang juga melakukan ziarah. Setelah selesai ziarah, banci tersebu...
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut Cerita Lucu Antara Telepon Pesawat Terbang dan Pintu Seorang laki-laki datang ke Institut...
-
Cerita lucu ngakak dan mengundang tawa, kali ini cerita lucu Bencong dan Burung Pada suatu malam yang dingin disertai hujan petir seor...
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut Cerita Lucu Ayam jo Baluik Buyung: Jo bali nasi duo jo Ajo: di bungkuih atau mkn siko Buyung: ...
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut Cerita Lucu Ibu Guru Sedang Mengajar Bu guru: "Bambang! coba kamu jawab, siapa itu Thomas ...
-
Cerita-cerita inspiratif dari bang den, berikut Cerita Inspiratif Sepucuk Surat dari Ibu dan Ayah Anakku ... Ketika aku semakin tua...
-
Cerita-cerita lucu dari bang den, berikut cerita lucu tentang si Ucok Tanda Tangan Naskah Proklamasi Pulang sekolah si Ucok nangis. Bapa...

0 komentar:
Posting Komentar